SHIATSU: REMATIK, ASAM URAT DAN PENANGGULANGANNYA

Akhir-akhir ini banyak masyarakat yang mengeluhkan sakit sendi , tak jarang rasa sakit itu diikuti rasa linu pada jaringan tulang. Kemudian dari rasa sakit yang berkepanjangan itu mereka menganggap bahwa mereka sudah terkena rematik ataupun asam urat. Hal inilah yang pertama kali harus diluruskan mana yang rematik dan mana yang terkena asam urat.

 Image

“Cakupan pengertian gejala rematik memang cukup luas. Nyeri, pembengkakan, kemerahan, gangguan fungsi sendi dan jaringan di sekitarnya termasuk gejala

rematik.,” Dari pengertian ini jelaslah bahwa asam urat termasuk dari gejala rematik. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa 8 dari 10 orang pernah terkena sakit pinggang, jadi dengan demikian, hamper 80 persen dari manusia pernah terkena rematik karena sakit pinggang termasuk dalam gejala rematik.

 

Penyebab Rematik

 

Rematik terdiri dari ratusan gejala, namun dari ratusan gejala ini dapat digolongkan menjadi empat penyebab rematik, yaitu:

  1. Osteoarthritis, yang disebabkan oleh pengapuran
  2. Rematik luar sendi yang menyerang jarrngan di luar  tulang rawan
  3. Rematik peradangan, dan
  4. Rematik karena pengeroposan

 

Rematik yang diderita oleh orang yang berusia diatas 40 an kebanyakan disebabkan oleh pengapuran, pengapuran berarti menipisnya jaringan tulang rawan  yang berfungsi sebagai bantalan disekitar persendian.  Ausnya tulang rawan ini menyebabkan terjadinya gesekan antar tulang yang menyebabkan rasa sakit dan linu di sekitar persendian.

 

Rematik yang menyerang usia produktif biasanya disebabkan oleh  peradangan, peradangan ini bisa disebabkan oleh asam urat . Asam urat ini menyerang penduduk yang berusia sekitar 30-40 an tahun. Jenis ini disebabkan oleh timbunan purin sebagai kelebihan hasil metabolisme yang tertimbun di daerah persendian. Timbunan purin inilah yang menyebabkan peradangan dan sakit disekitar sendi.

Banyak pasien yang ssalah mengenai asam urat ini, banyak yang dating sambil menyodorkan hasil lab yang menyatakan kondisi asam uratnya normal tapi kenapa mereka masih menderita rematik, pendapat inilah yang salah, mereka tidak menyadari bahwa penyebab rematik bukan hanya kandungan asam purin yang meningkat tetapi bisa karena sebab lain seperti pengapuran dll.

 

Tips Menanggulangi asam urat

 

Ada beberapa cara baik itu bersifat pencegahan maupun pengobatan untuk mengatasi gejala rematik ini, yaitu:

  1. Selagi muda banyaklah minum susu sebagai sumber kalsium untuk meningkatkan mutu tulang rawan agar proses pengapuran berjalan selambat mungkin. Proses pengapuran tulang terjadi setelah usia 40 tahun, banyak orang yang telah mengalami pengapuran tulang pada usia 50 an, tapi tidak jarang banyak juga orang yang telah berusia 70 tahun namun keadaan tulangnya masih baik. Hal ini menandakan bahwa mutu tulang yang baik sangat menunjang bagi ketahanan terhadap proses pengapuran
  2. Jangan melakukan kerja yang terlalu berat dan olahraga yang berat seperti sepak bola, badminton, ankat besi terutama bagi orang yang telah berusia di atas 40 tahunan karena hal ini akan memberikan beban berat  bagi tulang dan persendian
  3. Berolahragalah dengan proporsional karena orang yang tidak berolahraga menyebabkan ototnya menjadi lembek sehingga menyebabkan terjadinya gesekan antar tulang. Salah satu olahraga yang dianjurkan adalah jalan kaki dan jogging.
  4. Jangan terlalu banyak makan makanan yang mengandung asam purin tinggi seperti emping, jeroan, sea food, daun singkong dll.
  5. Pertolongan pertama dapat dilakukan dengan cara pemberian kompres hangat pada daerah pembengkakan dengan menggunakan botol yang diisi air hangat atau menggunakan kain planel yang telah dicelupkan air hangat. Istiraht merupakan hal yang sangat dianjurkan ketika terjadi serangan rematik secara mendadak.
  6. Shiatsu merupakan terapi untuk menyeimbangkan energi dan kondisi metabolisme dalam tubuh. Dengan diperbaikinya system metabolisme tubuh maka tumpukan purin takkan terjadi dan kondisi tulang dan otot pun menjadi baik. Memang ada anggapan bahwa orang yang menderita asam urat tidak boleh dipijat, hal ini benar tapi pada saat asam uratnya sedang kambuh, namun ketika tak terjadi rasa sakit dan peradangan di persendian, kondisi inilah yang tepat dilakukannya terapi shiatsu.

 

Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

 

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kasus Penyakit. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s